Breaking

Kamis, 15 Oktober 2026

PETINGGI IRAN SEBUT PERANG BERPOTENSI UBAH TATANAN DUNIA, TARGET KEMENANGAN 72 JAM DISEBUT GAGAL

PETINGGI IRAN SEBUT PERANG BERPOTENSI UBAH TATANAN DUNIA, TARGET KEMENANGAN 72 JAM DISEBUT GAGAL

Wakil politik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Yadollah Javani, menyatakan bahwa perang yang sedang berlangsung berpotensi membawa dampak global sebesar Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Menurutnya, konflik tersebut dapat mengubah tatanan dunia sekaligus menggeser keseimbangan kekuatan internasional.

Mengutip Iran International pada 15 Oktober, pernyataan itu disampaikan Javani dalam pertemuan dengan sejumlah pejabat di Provinsi Golestan, Iran. Ia menilai dampak konflik tidak hanya akan dirasakan oleh negara-negara yang terlibat langsung, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas Timur Tengah dan dinamika politik global.

Iran Klaim Strategi Lawan Gagal

Dalam kesempatan tersebut, Javani juga menyinggung strategi pihak lawan yang menurutnya mengandalkan pembunuhan terhadap mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Ia menyebut pihak lawan sebelumnya berharap langkah tersebut dapat mempercepat kemenangan militer dan menundukkan Iran dalam waktu 48 hingga 72 jam.

Namun, menurut Javani, target kemenangan cepat itu tidak tercapai. Ia menegaskan bahwa Iran dan sekutu regionalnya tetap bertekad menghadapi tekanan militer serta berbagai ancaman lanjutan.

Javani juga memperkirakan hasil akhir konflik akan membawa konsekuensi jangka panjang bagi kawasan Timur Tengah maupun dunia internasional.

Meski demikian, pernyataan mengenai strategi lawan, target kemenangan 72 jam, dan hasil akhir perang tersebut merupakan klaim dari pihak Iran yang memerlukan pembuktian melalui informasi independen.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa Teheran memandang konflik bukan sekadar konfrontasi militer, melainkan juga pertarungan yang berpotensi memengaruhi arah politik dan keamanan global.